07 Februari 2010
34 comments

Saatnya Mengubah Perilaku di Jalan Raya dengan UU 22/2009

Minggu, Februari 07, 2010
Ya, saat yang ditunggu-tunggu itu telah tiba. Perilaku para pengguna jalan raya yang seenaknya harus diubah sekarang. Bertahun-tahun –sejak SD hingga sekarang- saya bosan dan jengah melihat perilaku mereka. Hal-hal sepele, sih. Tapi itu menyangkut etika, sopan santun, dan keselamatan bersama di jalan raya.

Pelakunya semua ‘elemen’ pengguna jalan raya. Mulai dari pengendara kendaraan besar hingga motor pribadi. Sejak dahulu saya ‘merekam’ perilaku seperti ini: bemo (angkot) dan bus yang suka seenaknya ngetem di sembarang tempat, yang buntutnya membuat lalu lintas macet karena mereka menutup sebagian besar ruas jalan. Lalu, mobil yang berjalan lambat di tengah-tengah jalan yang ramai. Ada apa? Eh, ternyata si pengemudi sedang asyik SMS-an. Tidak hanya mobil, motor juga. Tangan kanan memegang setir gas, tangan kiri sibuk pencet keypad HP. Sedangkan matanya bergantian celingak-celinguk ke depan dan ke HP.

Ada lagi. Saya juga sering melihat sepeda ditarik motor di jalan raya. Tujuannya supaya si pengendara sepeda bisa melesat cepat seperti sepeda motor. Ada dua ‘metode’ yang biasa digunakan. Pertama, pengemudi motor mendorong sepeda menggunakan satu kakinya yang dijejakkan ke bagian belakang sepeda. Kedua, tangan kiri pengemudi motor atau orang yang membonceng motor menggandeng tangan pengendara sepeda untuk menariknya. Enak dong, sepeda bisa berjalan cepat tanpa perlu dikayuh. Tapi mereka sama sekali tidak memikirkan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Tidak cukup itu. Belakangan ini banyak motor yang dipasangi aksesoris membahayakan, yaitu sepasang baut panjang menjulang di pelat nomor, baik di depan maupun belakang. Seandainya motor itu menyerempet orang dan terjadi benturan, bisa dibayangkan bagaimana jadinya kalau kepala orang yang terjatuh menghujam ke arah baut-baut panjang itu. Tidak hanya di motor, baut panjang juga dipasang di helm. Persis kamen rider. Maunya bergaya, tapi tak terpikirkan ke bahayanya.

Selama ini tak ada yang menindak atau sekedar menegur sekalipun. Termasuk pak polisi. Ini karena memang tidak ada peraturan yang sah dan tegas untuk melarangnya. Tapi sekarang muncul harapan untuk mengubah semua ‘perilaku menyimpang’ di jalan raya itu. Ya, sekarang ada UU No. 22/ 2009. Peraturan yang mengatur tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu bakal memberangus ‘kenakalan’ di jalan raya, termasuk hal-hal sepele tadi. Termasuk, kendaraan yang mengangkut barang yang melebihi kapasitas. Juga, penggunaan helm standard. Kalau selama ini helm kupluk masih dibiarkan, sekarang pasti ditilang nih.

Bagaimanapun, lagi-lagi semua berpulang ke komitmen terhadap law enforcement UU itu sendiri. Kalau pak polisi masih menolerir pelanggaran-pelanggaran kecil tadi, sampai kapan pun perubahan perilaku di jalan raya tak akan pernah ada. UU yang disahkan oleh Presiden SBY tanggal 22 Juni 2009 itu harus dijadikan titik balik untuk mengubah perilaku yang selama ini terus dibiarkan.

Mengutip kata Dirlantas Polda Jatim, Kombespol Sam Budigusdian, tujuan UU No. 22/2009 ini cuma satu: melindungi para pengguna jalan raya. Saya pikir itu bagus, jadi harus kita dukung.

Bagaimana menurut anda?

34 comments:

  1. iya mas, sepertihalnya mas edwin, saya juga sering di buat kesal oleh orang-orang yang nggak ngerti etika di jalan. pernah kapan hari ada yang nyelip lewat kiri, untung aja nggak sampai nabrak aku. tapi udah cukup bikin jantungku berdetak kencang. hehe... seep, saya setuju dengan UU tersebut.

    BalasHapus
  2. semoga itu semua gak hanya sekedar peraturan ya mas :)

    BalasHapus
  3. Setuju banget dgn. UU ini...
    Kalo di Bogor, yang banyak bikin ulah ya angkot2 itu....mereka bisa ngetem di tengah jalan lho

    BalasHapus
  4. Aku paling sebel kalau melihat orang di jalan raya asyik dg HPnya. Konsentrasinya kan jadi terpecah dua.

    BalasHapus
  5. Memangnya kapan UU No. 22/2009 itu diberlakukan ?

    BalasHapus
  6. Smoga UU nya tidak banyak di langar oleh yang bikin UU itu sendiri, karena saat ini banyak UUD yang di langgar oleh yang bikinnya....


    salam blogger

    BalasHapus
  7. Mudah-mudahan di aplikasikannya bener, dan bukan cuma jadi ajang pak polisi cari kesalahan dan duit semata

    BalasHapus
  8. Ediwn,
    Seperti UU & aturan yang sudah ada sebelumnya yang penting penerapannya.
    Mudah2an UU tsb diterapkan secara benar, tidak bisa kompromi dijalan seperti selama ini terjadi.

    BalasHapus
  9. kalau untuk sesuatu lebih maju, aku dukung...
    UU dibuat untuk dipatuhi kan? bukan untuk dilanggar? untuk kebaikan kita bersama.

    BalasHapus
  10. semoga ada tindak tegas dari aparat, menjalankan UU dgn semestinya.
    udah biasa disini lalin tertib, jd pengen juga lalin di indonesia tertib juga.
    hal yg baik bisa adopsi dari negara tetangga.

    BalasHapus
  11. salam sobat
    berbahaya tuh,,kalau naik motor sambil Hp nan,, seharusnya patuh peraturan lalulintas dan menjaga keselamatan sendiri dan orang lain.

    BalasHapus
  12. halo mas, semoga uu ini dijalankan coz prihatin angka kecelakaan jalan raya makin meningkat karena perilaku menyimpang dari pengendara. Semoga lagi para pengendara mau sadar dengan keselamatan dirinya dan orang lain

    BalasHapus
  13. semoga kita taat pada peraturan di jalan raya agar tertib berlalu lintas bisa mengurangi kemacetan

    BalasHapus
  14. bener mas...
    udah saatnya menunjukan sikap yang beradab dalam berkendara di jalan raya...

    BalasHapus
  15. tepat sekali Pak Edwin, semua harus dimuali dari Penyelenggara Negara dan pihak terkait sehingga masyrakat akan patuh pada aturan yang ada.

    BalasHapus
  16. iya harus ada hukumannya tuh
    kalo aku lagi dijalan paling sebel sama motor dan mobil yg ngebut
    aku mau nyebrang jadi susah ga ada yg mau ngasih jalan huh kadang bs 10menit sendiri buat nyebrang hufft
    apalagi kadang ada motor yg knalpotnya berisik ihhh bikin sakit kuping
    hehehe ^___^

    BalasHapus
  17. Semoga budaya patuh terhadap peraturan semakin melekat pada kita semua pengguna jalan.

    BalasHapus
  18. tapi jangan lupa juga untuk memenuhi fasilitas bagi pengguna jalan yang bermotor ataupun tidak
    dan juga disiplin penegak hukum di jalan

    BalasHapus
  19. Devoutness casinos? strengthen this modish [url=http://www.realcazinoz.com]casino[/url] advisor and wing it underestimate online casino games like slots, blackjack, roulette, baccarat and more at www.realcazinoz.com .
    you can also deferment our additional [url=http://freecasinogames2010.webs.com]casino[/url] retainers at http://freecasinogames2010.webs.com and immature chastening true to in the good old days b simultaneously tangled spondulicks !
    another late-model [url=http://www.ttittancasino.com]casino spiele[/url] within an eyelash of is www.ttittancasino.com , in the help of german gamblers, be repaid unrestrained online casino bonus.

    BalasHapus
  20. mudah2an undang2 ini bukan hanya isapan jempol belaka

    BalasHapus
  21. khusus untuk jogja mesti ditambahin: harap rem digunakan, jangan terlalu hemat. gitu aja tambahan dari saya ;-)

    BalasHapus
  22. Aku mendukung undang-undang ini..
    maaf aku baru bisa mampir sob :)

    BalasHapus
  23. bener juga c udah waktunya pengguna jalan untuk sadar diri kalee yah menjadio pengendara yang baik dan tertib di jalan sehingga tidak merugikan pengguna jalan yang lain..

    BalasHapus
  24. Andai semua orang mematuhinya.. aman kali

    BalasHapus
  25. Hello friend excellent post about Saatnya Mengubah Perilaku di Jalan Raya dengan UU 22/2009 thanks for sharing!!

    BalasHapus
  26. Hello its rocking post, keep sharing with us..

    BalasHapus
  27. Berkendara sambil sms sebaiknya langsung di tilang saja

    BalasHapus
  28. terima kasih atas informasinya

    BalasHapus
  29. bagus mas saya setuju banget ... (o)

    BalasHapus
  30. aku dukung mas ..

    memang sudah saaat y ini ..

    mari kita mulai ,,

    kalau bukan kita yang mulai siapa lagi ..

    BalasHapus

 
Toggle Footer
Top